Cari Blog Ini

Senin, 28 September 2015

Musim Dingin Berganti Musim Semi




Bismillaahirrohmaanirrohiim…

Dalam hidup ini setiap musim akan silih berganti, setelah musim panas berganti musim gugur, setelah musim dingin berganti musim semi, begitulah sunatullahnya. Setiap keadaan pasti akan berubah, ia akan berputar sesuai dengan kehendak-Nya. Begitupun iman seseorang tidak pernah tetap ia akan mengalami naik dan turun. Karena kita adalah manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa, kita bukanlah nabi yang dibebaskan dari dosa, kita bukanlah malaikat yang dibebaskan dari nafsu, namun bagaimana upaya kita untuk kembali berjuang menaikkan iman, agar tidak selalu terjerembab ke lubang yang sama.

”Iman itu kadang naik kadang turun maka perbaharuilah iman kalian dengan laa ilaha illallah.” (HR Ibn Hibban).

Dari Umair bin Habib al-Khathami radhiallahu ‘anhu, ia berkata, “Iman itu bertambah dan berkurang”. Kemudian ada yang bertanya kepadanya, “Apa itu bertambahnya dan berkurangnya?” Ia menjawab, “Jika kita mengingat Allah kita puji dan kita sucikan Dia, itulah bertambahnya iman. Apabila kita lalai dan lupa, maka itulah masa berkurangnya”.

“Selembut kapaspun masih tetap berbiji, seindah mawarpun masih tetap berduri, sebaik apapun kita masih tetap punya salah dan dosa. Tetapi sebaik-baik orang yang salah dan berdosa adalah orang yang mau mengakui dengan menyibukkan diri mencari ampunan dengan ibadah” (Anonim).

yah, kita seringkali melakukan kesalahan dan dosa yang mungkin tanpa kita sadari atau mungkin karena iman kita sedang lemah. Segeralah kembali kepada-Nya. Bila kau datang kepada-Nya dengan berjalan niscaya Dia akan datang kepadamu dengan berlari, bila kau datang pada-Nya dengan berlari niscaya Dia akan datang kepadamu secepat kilat.

Kita juga dianjurkan memperbanyak do’a untuk memperbarui iman, seperti yang tersurat di dalam Al Qur’an dan Hadist Nabi ini:

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau, sesungguhnya Engkau lah Maha Pemberi (karunia). [QS. Ali Imran : 8]

Dari Anas, ia berkata : Adalah Rasulullah SAW banyak membaca doa Yaa muqollibal quluubi tsabbit qolbii ‘alaa diinik (Ya Allah yang membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku atas agama-Mu)”. Lalu aku (Anas) bertanya, “Wahai Nabi Allah, kami beriman kepadamu dan kepada apa yang engkau bawa, apakah engkau mengkhawatirkan atas kami?”. Beliau SAW menjawab, “Ya, sesungguhnya hati itu diantara dua jari-jari Allah. Dia membolak-balikkannya sesuai yang dikehendaki-Nya”. [HR. Tirmidzi, di dalam kitab Al-Qadar, bab 7 apa yang datang bahwasanya hati itu diantara dua jari Ar-Rahman]

Bila seorang Rosulpun banyak membaca do'a tersebut, lalu bagaimana dengan kita yang hanya manusia biasa? yang menumpuk dosa setiap hari :'( maka bacalah do'a-do'a tersebut setiap hari dalam harapan-harapan kita. Semoga semuanya menjadi lebih baik…

aamiin yaa mujiib…

barokallahu fiikum…

Rabu, 09 September 2015

AKU RINDU



Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Yaa Robb...
Yaa Rohman...
Yaa Rohiim...
Yaa Malik...
Yaa Quddus... 
Yaa Salam...
Yaa Mu'min...
Yaa Muhaimin...
Yaa Aziz...
Yaa Jabar...
Yaa 'Alim...
Yaa Rozak...
Yaa Kariim...
Yaa Rosyid ...
Yaa Wadud...
Yaa Mujiib...

Kemana lagi akan ku hadapkan wajahku selain kepada Mu...kemana lagi aku meminta selain kepada Mu...kemana lagi aku mengadu selain kepada Mu...kemana lagi aku berpasrah selain kepada Mu...

Yaa Robb...usiaku terus bertambah, namun sejatinya terus berkurang, sumgguh aku takut amalan yang tidak diterima, hati yang tidak pandai bersyukur, dan sungguh aku takut akan murka Mu...

ampuni hamba yaa Robb... bila hati ini sering merasa lelah dengan takdir Mu...

Yaa Robb...aku rindu bertemu dengan Mu, aku rindu bertemu dengan rosul Mu, aku rindu bertemu dengan orang-orang yang mencintai Mu...

Duhai ibunda Khodijah aku rindu bertemu denganmu, aku ingin belajar tentang ketaqwaan dan keteguhan berada di jalan-Nya...
Duhai ibunda Maryam aku rindu bertemu denganmu, aku ingin belajar tentang keyakinan dan kepasrahan atas takdir-Nya...
Duhai ibunda Aisyah, aku rindu bertemu denganmu, aku ingin belajar tentang luasnya ilmu-Nya...
Duhai shohibati Fatimah, aku rindu bertemu denganmu, aku ingin belajar tentang kesabaran dan ketaatan kepada-Nya...

Yaa Robb...aku rindu bertemu dengan belahan jiwaku, yang menautkan cintanya kepada Mu dan Rosul Mu...yang akan berjuang bersama meniti jalan-Mu...yang berpegang teguh pada tali agama-Mu...yang akan membawaku dan anak-anak kami ke surga-Mu...

Yaa Robb...aku rindu...aku rindu...aku rindu...
aku tidak tau berapa lama lagi aku harus menahan rindu ini...aku tidak tau yaa robb...aku pasrahkan semuanya kepada-Mu...di ujung kulon aku masih menantimu...

"Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku diwafatkan dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali".(QS Maryam: 33)

yaa Robb... jadikanlah sisa usiaku penuh barokah dan manfaat...

aamiin yaa mujiib...





Sabtu, 15 Agustus 2015

Untukmu yang Masih Ragu Akan Janji-Nya (2)

Lanjutan... 
Bismillaahirrohmaanirrohiim...



Rosulullah SAW bersabda:
Anas Ibnu Malik Radiliyallaahu ‘anhu berkata,”Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan kami berkeluarga dan sangat melarang kami membujang”. Beliau bersabda, “Nikahilah perempuan yang subur dan penyayang sebab dengan jumlahmu yang banyak aku akan berbangga dihadapan para Nabi pada hari kiamat. (HR. Ahmad)

“Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka, bukan golonganku !” . (HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.)

Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu:berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan menikah. (HR. Tirmidzi)

Dari Aisyah, “Nikahilah olehmu kaum wanita itu, maka sesungguhnya mereka akan mendatangkan harta (rezeki) bagi kamu¡¨ . (HR. Hakim dan Abu Dawud)

Jika ada manusia belum hidup bersama pasangannya, berarti hidupnya akan timpang dan tidak berjalan sesuai dengan ketetapan Allah SWT dan orang yang menikah berarti melengkapi agamanya, sabda Rasulullah SAW: “Barangsiapa diberi Allah seorang istri yang sholihah, sesungguhnya telah ditolong separoh agamanya. Dan hendaklah bertaqwa kepada Allah separoh lainnya.”(HR. Baihaqi).

 
Dari Amr Ibnu As, Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasannya ialah wanita shalihah. (HR. Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai).

“Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah yaitu Orang yang berjihad di jalan Allah, Budak yang menebus dirinya dari tuannya, Pemuda  yang menikah karena ingin menjauhkan dirinya dari yang haram.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)

Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu sebagai umat yang terbanyak. (HR. Abu Dawud)

Rasulullah SAW bersabda: “Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka” (Al Hadits).

Dari Abu Hurirah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallaahu ‘alahi wa Salllam bersabda,’Perempuan itu dinikahi karena 4 (empat hal), yaitu: harta, keturunan, kecantikan, dan agamanya, Dapatkanlah wanita yang taat beragama, engkau akan berbahagia.” (Muttafaq Alaihi dan Imam Lima)


Siapa yang paling menepati janji selain Allah? Siapa pemberi rizki selain Allah?. Kau tau, rizki itu tidak hanya tentang materi, Bukankah pasangan yang sholih sholihah adalah rizki yang tak ternilai dengan apapun? Bukankah  ketenangan adalah rizki? bukankah rasa kasih dan sayang adalah rizki? bukankah anak-anak yang sholih sholihah adalah rizki? bukankah saling menasehati dalam kebenaran dan kesabaran antara pasangan adalah karunia yang sangat besar? yang dengan karunia-Nya kau mampu menuju surga-Nya. Pun tentang materi yang kau khawatirkan, Allah yang akan memampukan, Allah yang akan memberikannya, asalkan ingin berikhtiar dan berdo'a. dan mungkin saja setelah kau menikah jalan rizki itu akan terbuka lebar dan mengalir deras menujumu, menaungi orang-orang yang kau cintai. Seperti yang disebutkan dalam hadist di atas.

Apakah kau masih tak yakin? Cobalah melihat dari sudut pandang yang berbeda. Karena hidup ini tidak hanya jalan lurus untuk mencapai tujuan, terkadang jalan yang berliku dan curampun harus dilalui. Hidup ini tidak hanya tentang yang kau pikirkan, bahkan yang tak pernah terbersit dalam benakpun akan berlaku dalam ketetapan-Nya.



barokallahu fiikum…

Jumat, 14 Agustus 2015

Untukmu yang Masih Ragu Akan Janji-Nya (1)

Bismillaahirrohmaanirrohiim...

Hidup ini tidak statis, hidup ini dinamis, bergerak sesuai dengan ketetapan-Nya, hidup ini tidak hanya tentang hitam dan putih, ada banyak warna yang bila disatupadukan akan menjadi warna warni yang menawan, yang akan membuatmu terpana tanpa terfikirkan olehmu sebelumnya. Kau hanya perlu menancapkan keyakinan kepada Allah bahwa semuanya adalah karunia Allah, semua ada jalannya.

Pun tentang seseorang yang akan membersamaimu, bila kau telah menemukan seseorang yang cocok denganmu yang baik agamanya dan iapun cocok denganmu, bersegeralah jangan kau menundanya. Karena tidak mudah menemukan kecocokan jiwa, seperti ibunda Khodijah tidak mudah baginya menemukan kecocokan jiwa meski banyak yang datang, dan tidak mudah pula bagi Fatimah dan Ali menemukan kecocokan jiwa. Hingga akhirnya mereka saling memilih dan saling menemukan dan kemudian berkomitmen untuk saling memiliki. Karena sejatinya kecocokan jiwa itu adalah karunia Allah.

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” [QS. Ar. Ruum (30):21].
“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan, supaya kamu mengingat kebesaran Allah.”  [QS. Adz Dzariyaat (51):49].


¨Maha Suci Allah yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.¨[QS. Yaa Siin (36):36].


‘Bagi kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, kemudian dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan bagi kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang baik-baik.” [QS. An Nahl (16):72]. 

“Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi pelindung (penolong) bagi sebahagian yang lain. Mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan mereka taat kepada Allah dan Rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” [QS. At Taubah (9):71]. 

“Wahai manusia, bertaqwalah kamu sekalian kepada Tuhanmu yang telah menjadikan kamu satu diri, lalu Ia jadikan daripadanya jodohnya, kemudian Dia kembangbiakkan menjadi laki-laki dan perempuan yang banyak sekali.” [QS. An Nisaa (4):1].


“Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu:Surga)” [QS. An Nuur (24):26].

 “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak pula bagi perempuan yang mukminah apabila Allah dan RasulNya telah menetapkan suatu ketetapan akan ada bagi mereka pilihan yang lain tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan RasulNya maka sesungguhnya dia telah berbuat kesesatan yang nyata.” [QS. Al Ahzaab (33):36]


“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” [QS. Al Hujuraat (49):13]
“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Dan tidak ada seorang perempuanpun mengandung dan tidak (pula) melahirkan melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan sekali-kali tidak dipanjangkan umur seorang yang berumur panjang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu bagi Allah adalah mudah.” [QS. Fathir (35):11]


“(Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.” [QS. Asy Syuro (42):11]

Bersambung...
              






Minggu, 09 Agustus 2015

Masihkah Kau Peluk Ia dalam do'amu?



Bismillahirrohmaanirrohiiim...

Setelah waktu semakin lama berlalu dan ia semakin jauh meninggalkanmu. Masihkah kau peluk ia dalam do'a-do'amu, dalam amal-amal shalihmu?. Masihkah ia membekas dalam ingatanmu?. Masihkah ia terukir indah di lubuk hatimu yang paling dalam?. Ia telah pergi meninggalkanmu, namun atas izin Allah ia akan datang kembali pada waktu yang telah ditetapkan oleh-Nya. Bolehlah kau bersedih, karena masih banyak kekurangan dan kekhilafan yang kau lakukan saat bersamanya.

Kini tanyakanlah pada hatimu sendiri. Masihkah tilawah nan tartil kau lantunkan setiap hari? masihkah sholat dalam kesunyian kau upayakan setiap malam? dhuha setiap pagi? al ma'atsurat? infaq? shodaqoh? puasa? umroh gratis? masihkah? jawablah sendiri dengan jujur, karena kita sendiri yang paling tau jawabannya. Maka janganlah kau melupakannya dalam do'amu, dalam amal-amal shalihmu. Karena amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilakukan terus menerus meskipun sedikit, meskipun sulit, meskipun berat, meskipun sendiri. Karena sejatinya kebersamaanmu dengannya hanyalah jalan menuju Tuhanmu. Bilapun ia pergi meninggalkanmu, selalu ada Allah yang membersamaimu.

Duhai Ramadhan, maafkan aku yang belum bisa sempurna membersamaimu karena keterbatasanku sebagai manusia. Namun aku telah berupaya menjadikanmu ramadhan terbaikku. Semoga Allah berkenan menerimanya. aamiin yaa mujiib...

#Muhasabah


 

Rabu, 29 Juli 2015

MERINDUKAN ANAK-ANAK YANG SHOLIH SHOLIHAH

Bismillaahirrohmaanirrohiiim...

Pulang kali ini aku merasa semakin bahagia lantaran rumah kami bertambah anggota baru; Hania Syakira Afiqah. Alhamdulillah semakin ramailah rumah kami. Bagi seorang ammah bahagia itu sederhana, bertemu dan bercengkrama bersama ponakan-ponakan tercinta setelah bertahun tak berjumpa adalah kebahagiaan yang tak terlukiskan. Melihat mereka semakin bertumbuh dan menjadi anak-anak yang sholih sholihah adalah kesyukuran yang tiada henti.







Hanif Aqil, Haziq Najib, Hania Syakira Afiqah


Namun entahlah, meski bahagia itu ada tetap saja dari lubuk hati yang terdalam selalu merindukan kehadiran anak-anak yang lahir dari rahimku sendiri. Membayangkan alangkah indahnya hidup ini setiap hari bercengkrama dengan mereka. Mendambakan anak-anak yang sholih sholihah, menjadi penyejuk mata dan hati kedua orang tua, menjadi pelepas lelah, menjadi pelengkap kebahagiaan, menjadi penerus risalah para Nabi untuk membangun peradaban Islam nan menjulang. 

Semoga Allah karuniakan kita rizki anak-anak yang sholih sholihah aamiin yaa mujibasailiin...

Apakah berdo'a memohon diberikan anak-anak yang sholih sholihah hanya bagi mereka yang sudah menikah? Tentu saja tidak, yang belum menikahpun dianjurkan untuk berdo'a, karena ini adalah salah satu upaya mempersiapkan generasi Robbani.

Ada beberapa do'a yang dikutip dari Al Qur'an agar diberikan keturunan yang sholih sholihah;


 رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya:
Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa (QS. Al Furqan : 74)

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ


Artinya:
Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa".(QS. Ali Imran : 38)

 رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ

Artinya:
Ya Tuhanku, anugrahkanlah kepadaku (anak) yang termasuk orang-orang yang sholeh (QS. Ash Shafat : 100)
 

      رَبِّلاَتَذَرْنِىْفَرْدًاوَأَنْتَخَيْرُالْوَارِثِيْنَ

رَبِّ لاَتَذَرْنِىْ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ - See more at: http://khususdoa.blogspot.com/2015/03/amalan-dan-doa-agar-cepat-hamil-lengkap-bahasa-arab-latin-dan-artinya.html#sthash.ConIQBZD.dpuf
رَبِّ لاَتَذَرْنِىْ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ - See more at: http://khususdoa.blogspot.com/2015/03/amalan-dan-doa-agar-cepat-hamil-lengkap-bahasa-arab-latin-dan-artinya.html#sthash.ConIQBZD.dpuf





Amalan dan Doa Agar Cepat Hamil Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Blog Khusus Doa - Syukur alhamdulillah hingga detik ini kami masih bisa berbagi Doa Supaya Cepat Hamil serta beberapa Amalan secara Islami agar cepat dikaruniai kehamilan atau dikaruniai anak.

Bacaan doa agar cepat hamil yang akan kami share berikut ini merupakan doa-doa para Nabi kita yang memohon kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan, yakni Doa Nabi Ibrahim A.S ketika belum dikaruniai Anak dan Doa Nabi Zakaria memohon diberi akan yang Sholeh. Untuk itu, marilah kita amalkan doa-doa tersebut untuk memohon agar cepat hamil diberi keturunan anak yang sholeh dan sholehah yang telah diabadikan dalam Alqur’an.

Berikut adalah faladz doa cepat hamil sebagaimana yang diamalkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria.
Doa-doa agar cepat hamil lengkap arab, latin dan artinya
Ilustrasi : Pasutri di karuniai anak

Doa Nabi Ibrahim a.s. Ketika Belum Punya Anak
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
RABBI HABLII MINASH SHOOLIHIIN
Artinya :
Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS: As-Shaffat: 100)

Seperti yang kita ketahui, bahwasanya, Sarah istri Nabi Ibrahim adalah seorang yang mandul dan usianya sudah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerahi seorang anak Ishak a.s. (dari istrinya Sarah), dan Ismail a.s. (dari istrinya Hajar).

Doa Nabi Zakaria a.s. Ketika Memohon Diberi Anak yang Sholeh

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya :
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74).

رَبِّ لاَتَذَرْنِىْ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ
- See more at: http://khususdoa.blogspot.com/2015/03/amalan-dan-doa-agar-cepat-hamil-lengkap-bahasa-arab-latin-dan-artinya.html#sthash.ConIQBZD.dpuf





Amalan dan Doa Agar Cepat Hamil Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Artinya

Blog Khusus Doa - Syukur alhamdulillah hingga detik ini kami masih bisa berbagi Doa Supaya Cepat Hamil serta beberapa Amalan secara Islami agar cepat dikaruniai kehamilan atau dikaruniai anak.

Bacaan doa agar cepat hamil yang akan kami share berikut ini merupakan doa-doa para Nabi kita yang memohon kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan, yakni Doa Nabi Ibrahim A.S ketika belum dikaruniai Anak dan Doa Nabi Zakaria memohon diberi akan yang Sholeh. Untuk itu, marilah kita amalkan doa-doa tersebut untuk memohon agar cepat hamil diberi keturunan anak yang sholeh dan sholehah yang telah diabadikan dalam Alqur’an.

Berikut adalah faladz doa cepat hamil sebagaimana yang diamalkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Zakaria.
Doa-doa agar cepat hamil lengkap arab, latin dan artinya
Ilustrasi : Pasutri di karuniai anak

Doa Nabi Ibrahim a.s. Ketika Belum Punya Anak
رَبِّ هَبْ لِي مِنَ الصَّالِحِينَ
RABBI HABLII MINASH SHOOLIHIIN
Artinya :
Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh. (QS: As-Shaffat: 100)

Seperti yang kita ketahui, bahwasanya, Sarah istri Nabi Ibrahim adalah seorang yang mandul dan usianya sudah lanjut. Berkat doa di atas, Nabi Ibrahim a.s. dianugerahi seorang anak Ishak a.s. (dari istrinya Sarah), dan Ismail a.s. (dari istrinya Hajar).

Doa Nabi Zakaria a.s. Ketika Memohon Diberi Anak yang Sholeh

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya :
Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa. (Al-Furqan: 74).

رَبِّ لاَتَذَرْنِىْ فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُالْوَارِثِيْنَ
- See more at: http://khususdoa.blogspot.com/2015/03/amalan-dan-doa-agar-cepat-hamil-lengkap-bahasa-arab-latin-dan-artinya.html#sthash.ConIQBZD.dpuf
 Artinya:
"Ya Rabbku, janganlah Engkau membiarkan aku hidup seorang diri dan Engkaulah ahli waris yang paling baik"{Al Anbiya [21] : 89}


Artinya:
"Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Rabb kami, perkenankanlah doaku."{QS. Ibrahim [14] : 40}

   رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ
  وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ   

Artinya:
"Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang berserah diri" (QS. Al Ahqof: 15) 


Barokallah fii kum...